Tolitoli |infoaktual | Kapolres Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), AKBP Budhi Batara Pratidina SH.SIK.MH nyatakan pihaknya difitnah, penyusul pemberitaan infoaktual.id hari ini 2 Agustus 2021 berjudul Ada “Bau Busuk” Dalam Melidik Alex Bantilan Terduga Perampas Kebun Kelapa Rakyat.
“Ya Allah sekarang kita difitnah, jelek sekali bahasanya,” ujar Kapolres dalam WhatsApp yang dikirim ke awak Media infoaktual.id beberapa jam lalu.
Kapolres Budhi meyatakan keberatan jika pihaknya dibilang masuk angin dan lain-lain, karena itu semua sesuai prosedur, dan kami sudah sampaikan bahwa ada mekanisme atau jalur lain yang bisa ditempuh (keperdataan).
Menyikapi keberatan tersebut, infoaktual.id lantas meminta hak koreksi dan hak jawab Kapolres atas keberatan yang disampaikan untuk kemudian diteruskan kepublik, sebagaimana diatur pasal 1 ayat 11 dan 12 UU Pers Nomor 40 tahun 1999, dan kode etik Jurnalisk.
“Silahkan saja, namun saya keberatan kalau dibilang masuk angin dll,” tegas AKBP Budhi, sambal menambahkan ok, kalau begitu saya anggap sebagai fitnah karena saya pun menduga kami difitnah.
Seperti diberitakan – dan menjadi keberatan Kapolres – adalah narasi bahwa dia (pelapor) menduga profesionalisme penyedik “masuk angin” sehingga menimbukan stigma “Busuk”. Stigma “busuk” juga muncul menyusul pembiaran lahan seluas -/+1000 meter itu diklaim terlapor sebagai lahan Cagar Budaya yang faktanya tidak miliki dokumen secuil pun alis fiktif.
Karenanya, tak heran jika kasus ini jadi preseden buruk bagi penegakkan hukum di daerah penghasil Cengkeh itu – sebagai akibat kacaunya profesionalisme penyidik dalam melakukan penyelidikan. Sekacau apa penyelidikan itu, berikut hasil telusur media ini.(tim)